Logistik Pemilu Tiba, KPU Kota Semarang Pastikan Dijaga Ketat 24 Jam

Avatar photo

SEMARANG – Polrestabes Semarang membantu menjaga ketat keamanan gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.

Hal itu dilakukan setelah KPU menerima 9.292 logistik tahap pertama berupa tinta, di Gudang Logistik KPU, di Kawasan Industri Candi, Jumat (3/11/2023).

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wicaksono mengatakan, penjagaan mulai dilakukan mulai Jumat hari ini, setelah logistik pemilu telah tiba. Setidaknya, ada dua personil yang melakukan penjagaan dengan sistem sif per 12 jam.

Selain penjagaan langsung, pihaknya juga akan menyambungkan CCTV ke Command Center Polrestabes Semarang.

”Ada CCTV kami tarik ke Command Center Polrestabes sehingga tidak hanya penjagaan secara langsung tapi juga virtual. Ditarik ke aplikasi Libas sehingga bisa dilihat dari HP,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan, ini merupakan logistik yang pertama diterima KPU. Ada 9.292 tinta yang dikirim dari Tangerang, Banten.

Nantinya, diperuntukkan 4.646 tempat pemungutan suara (TPS). Rencananya, pada pekan depan, KPU juga akan menerima bilik suara.

”Selanjutnya, logistik tahap satu, seperti kotak suara, alat kelengkapan TPS, dan lain sebagainya. Bilik dari mana kami menunggu info,” papar Nanda sapaannya, usai serah terima logistik.

Dikatakan, KPU Kota Semarang telah menyiapkan gudang logistik dengan luasan 3.600 meter persegi. Gudang ini telah dilengkapi tujuh CCTV serta alat pemadam kebakaran ringan.

Pihaknya menjadikan gudang ini sebagai gudang induk untuk melakukan semua kegiatan logistik antara lain sortir lipat surat suara dan perakitan kotak suara.

Selain gudang induk, KPU juga memiliki gudang penyalur di setiap kecamatan. Gudang penyalur digunakan mulai H-1 hingga proses rekapitulasi.

”Nanti ada pleno di kecamatan pasca tanggal 14 Februari. Dibutuhkan gudang karena kotak suara harus dihadirkan,” jelasnya.

Nanda menjamin keamanan gedung logistik. KPU melakukan penjagaan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang mengenai mekanisme pengamanan yang telah diatur di keputusan KPU dan operasi mantap brata. Penjagaan tentu akan dilakukan lebih komprehensif saat logistik tahap dua sudah turun.

”Yang utama surat suara. Surat suara dicetak setelah DCT (daftar calon tetap) ditetapkan. Kami baru akan tetapkan hari ini. Kemudian, proses finasisiasi surat suara baru dicetak. Diperkirakan (surat suara) tiba akhir November atau Desember,” terangnya.

sumber: suaramerdeka

 

Polrestabes Semarang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, Kota Semarang, Pemkot Semarang