Pemkab Lamandau Komitmen Bantu Permodalan Pelaku UMKM

Avatar photo

LAMANDAU, Kalteng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau bersama dunia perbankan di daerah setempat berkomitmen untuk membantu permodalan bagi pelaku ekonomi kreatif maupun pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam memajukan usaha. Demikian juga dalam hal peningkatan kualitas produk, sehingga mampu bersaing dengan produk dari luar.

Baru-baru ini, Pemkab lamandau telah menyalurkan dana hibah permodalan bagi 1.052 pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM di daerah setempat. Mereka masing-masing memperoleh Rp 5 juta untuk mengembangkan usaha. Dari jumlah tersebut masih tersisa sekitar 150 pelaku usaha lagi yang bakal mendapat hibah permodalan.

“Kami telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 6 Miliar untuk 1.200 pelaku usaha. Hingga saat ini sebanyak 1.052 pelaku usaha telah memperoleh bantuan itu. Bantuan tersebut terbesar dibandingkan bantuan serupa yang ada di Kabupaten lain di Kalteng,” beber Bupati Lamandau Hendra Lesamana di Nanga Bulik, Sabtu, 29 Juli 2023.

Selain sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi dan penurunan tingkat inflasi, bantuan permodalan itu diharapkan dapat digunakan sebagai dana produktif guna pengembangan usaha, atau digunakan untuk meningkatkan kualitas produk sehingga berdaya saing dan bisa diterima di pasaran, sehingga produk pelaku UMKM lokal tidak kalah dengan produk dari luar.

“Hal ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah dalam pengembangan pelaku usaha lokal untuk menghasilkan produk berkualitas, sehingga masyarakat mau dan bangga membeli produk lokal,” sebutnya.

Bupati menjelaskan, bantuan tersebut sifatnya stimulan, sehingga diharapkan akan berdampak positif pada usaha masyarakat yang dapat semakin tumbuh dan berkembang. Ia berpesan kepada para penerima bantuan agar menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang produktif guna menunjang kemajuan usahanya.

Sementara dukungan sama juga diberikan sejumlah dunia perbankan di Kabupaten Lamandau, salah satunya adalah kemudahan mengakses kredit usaha rakyat (KUR) dan program pinjaman tanpa agunan dengan bunga rendah. Dengan begitu dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah setempat dan para pelaku UMKM lokal bisa terus mengembangkan usahanya.

Direktur BPR Sampuraga Cemerlang, Milson menyampaikan, pihaknya telah menggulirkan program bantuan modal usaha secara bergilir kepada para pelaku usaha. Skema yang digunakan mirip KUR, namun yang mendapat bantuan permodalan tersebut diberikan secara bergiliran dan tanpa agunan.

“Misalnya pada periode pertama pelaku usaha A mendapatkan bantuan modal, setelah dilunasi bantuan tersebut akan digeser kepada pelaku usaha B dan seterusnya,” terang Milson.

Untuk mendapat bantuan tersebut, imbuh dia, calon nasabah cukup melampirkan nomor induk berusaha atau NIB, identitas diri dan menunjukkan lokasi usaha. Setelah dilakukan survey dan memenuhi syarat, pelaku usaha bersangkutan akan lansung mendapatkan pinjaman modal tanpa potongan.

“Program ini diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha dalam hal mengakses permodalan, sehingga pengembangan usaha lokal di Kabupaten Lamandau bisa optimal,” tandasnya. (RY)

Sumber : borneonews.co.id

 

 

#Polres Lamandau, Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono, Polda Kalteng, Kabupaten Lamandau, Polres Rembang, Polres Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo, AKBP SIGIT, Polres Batang, Polres Pati, Polda Jateng, Jateng, Polda Aceh, Banda Aceh, Ditlantas Polda Aceh, Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.