Berita  

Kisah Damara, Disabilitas Daksa Asal Sukoharjo Lolos Seleksi SIPSS Polri

Avatar photo

Semarang – Penyandang disabilitas fisik asal Sukoharjo, Damara Prisma Suganda, lolos seleksi Calon Siswa (Casis) Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Polri Tahun Anggaran 2024. Damara merupakan lulusan Universitas Veteran Bangun Nusantara, Sukoharjo.
Setelah lulus kuliah, dia mendapat informasi bahwa Polres Sukoharjo membuka lowongan kerja untuk disabilitas. Dari tiga penyandang disabilitas yang mendaftar, Damara diterima sebagai pegawai harian lepas (PHL) operator 110 Polres Sukoharjo.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri khususnya Polres Sukoharjo yang telah menerima saya sebagai (PHL) call center 110 yang notabene saya penyandang disabilitas tuna daksa,” kata Damara lewat video resmi yang diterima detikJateng, Sabtu (2/3/2024).

Meski menyandang disabilitas, Damara gigih ingin membanggakan orang tuanya. Dia dikenal sebagai atlet paralimpik cabang lari. Prestasinya yaitu juara III Lari 5000 M Putra pada Pekan Paralimpik Provinsi Jateng 2023, juara II Lari 800 M Putra pada Pekan Paralimpik Provinsi Jateng 2022, juara II Lari 1500 M Putra pada Pekan Paralimpik Provinsi Jateng 2019, dan juara II Lari 1500 M Putra pada Pekan Paralimpik Provinsi Jateng 2018.

“Saya lulusan sarjana pendidikan yang kebetulan atlet paralimpik cabang lari. Tahun 2023 dapat dua medali di tingkat provinsi. Yang pertama di nomor 1.500 meter dapat perak dan 5.000 meter dapat perunggu,” ujar pria kelahiran Sukoharjo, 20 Januari 1995 itu.

“Disamping atlet dan bekerja, saya rutin berlatih, mewujudkan cita-cita serta membahagiakan orang tua saya dan tanah kelahiran saya. Bagi saya tiada hasil tanpa usaha,” sambung dia.

Damara kemudian mendapat kabar seleksi SIPSS dari Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Sukoharjo yang mana ada kesempatan bagi penyandang disabilitas. Dia pun antusias mengikuti.

“Saya dapat informasi ada penerimaan SIPSS dan saya mencoba mendaftar,” kata Damara dalam keterangan terpisah.

“Saya bisa melakukan semuanya dengan satu tangan. Saya bisa mengetik, menulis, dan juga mengendarai motor dengan tangan kiri saya,” imbuh Alumnus SMA Veteran I Sukoharjo itu.

Dia berterima kasih sudah diberi kesempatan menjadi polisi. Damara berharap ke depannya semakin banyak difabel yang mendapatkan kesempatan yang sama.

“Dengan sampai tahap ini bisa masuk polisi, saya berharap jenjang karier saya lebih baik ke depannya. Saya bangga dan sangat berterima kasih kepada Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) yang memberikan kesempatan pada kami (disabilitas) untuk ikut SIPSS tahun 2024. Berharap ke depannya lebih banyak lagi difabel yang mendapat kesempatan ini,” ucap Damara.

“Saya berharap rekan yang seperti saya tidak minder dengan keterbatasan,” imbuh dia.

Komitmen Kapolri Wujudkan Kesetaraan
Sementara itu Kepala Biro Pengendalian Personel (Karo Dalpers) SSDM Polri, Brigjen Nurworo Danang mengatakan ada 195 orang yang lolos karena memenuhi syarat penilaian dan kuota, dua di antaranya penyandang disabilitas.

Keikutsertaan Casis disabilitas dalam seleksi SIPSS Polri tahun ini disebut Danang sebagai komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan kesetaraan bagi kaum disabilitas.

“Perlu saya sampaikan bahwa 225 casis SIPSS yang bersumber dari 45 program studi telah mengikuti rangkaian seleksi tingkat pusat Penerimaan SIPSS Tahun Anggaran 2024,” kata Danang dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng.

Danang menjelaskan, ratusan calon siswa SIPSS Polri telah melewati pemeriksaan administrasi hingga penelusuran mental dan kepribadian (PMK). Seleksi dilakukan pada 18-28 Februari 2024.

“Melalui pemeriksaan administrasi, penerimaan kesehatan, tes kompetensi, aspek keterampilan dan perilaku, asesmen mental, ideologi, PMK yang dilaksanakan mulai 18 Februari hingga 28 Februari 2024,” terang Danang.

“Sampai saat ini semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti. Terima kasih kepada para panitia dan para casis SIPSS atas kerja samanya,” imbuhnya.

Sesuai keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor Kep 9/I/2024 tanggal 5 Januari 2024 tentang penyelenggaraan SIPSS Tahun Anggaran 2024, Pembentukan Siswa SIPSS Tahun Anggaran 2024 akan dilaksanakan dalam dua gelombang dengan jadwal pembukaan pendidikan gelombang pertama pada tanggal 5 Maret 2024 dan gelombang kedua dilaksanakan pada tanggal 29 September, dengan keseluruhan kuota sejumlah 195 orang.

 

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Jawa Tengah, Jateng, AKBP Sigit, AKBP Suryadi, AKBP Erick Budi Santoso, Iptu Mohammad Bimo Seno, Kompol Joko Lelono, AKBP Hary Ardianto, AKBP Bronto Budiyono