Berita  

Cegah Kejahatan di Gang, Pemkot Semarang Luncurkan RT Smart

Avatar photo

SEMARANG, Jateng – Untuk mendorong lebih banyak warga turut aktif mencegah terjadinya kejahatan, Pemkot dan Polrestabes semarang meluncurkan program RT Smart. Selain itu, pemkot bersama pihak terkait juga membahas antisipasi fenomena El Nino yang bisa menyebabkan gagal panen dan karhutla.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama dengan Polrestabes Kota Semarang, dan jajaran forkopimda meluncurkan program RT Smart (Semarang Makin Sman, Ramah dan Tangguh) di Halaman Balaikota Semarang, Jumat, 18 Agustus 2023.

Melalui program ini, Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang ingin mendorong lebih banyak warga yang turut aktif mencegah terjadinya tindak kejahatan.

“Kami mengucapkan teria masih kepada Polrestabes Kota Semarang yang telah membantu masyarakat Kota Semarang agr tetap aman dan nyaman. Pertama melalui aplikasi Libas, kemudian hari ini kita melaunching RT Smart,”jelas Mbak Ita

Wali kota perempuan pertama di kota Semarang tersebut menerangkan, indikator dari program RT Smart ini adalah setiap jalan dan gang harus sudah terkoneksi dengan cctv. Selain itu, setiap rumah harus ada minimal satu orang yang paham dan mengerti penggunaan kenita atau kentongan digital yang ada di dalam aplikasi Libas.

Fitur kenita pada aplikasi Libas memungkinkan masyarakat untuk menginformasikan seputar kejahatan maupun non-kejahatan kepada pihak berwenang.

Launching RT Smart dilakukan bersamaan dengan apel siaga antisipasi dampak El Nino. Apel tersebut diikuti oleh berbagai opd bersama dengan TNI-Polri membahas tentang kemungkinan yang terjadi akibat fenomena iklim El Nino dan kebijakan yang perlu diambil untuk menanganinya.

Fenomena iklim El Nino memicu cuaca panas ekstrem di Indonesia pada Agustus-Oktober 2023 dan akan berlanjut hingga awal 2024.

BMKG menyebut dampak El Nino saat musim kemarau di Indonesia dapat menyebabkan ancaman terhadap gagal panen hingga potensi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, masyarakat Kota Semarang diimbau untuk tidak membuang benda yang dapat mengakibatkan kebarakan lahan seperti puntung rokok, bekas korek gas, dan sebagainya.

Selain itu, masyarakat juga diharap waspada terhadap penyakit akibat serangan panas, heatstroke dan segera menghubungi BPBD untuk mendapatkan bantuan air bersih bila wilayahnya mengalami kekeringan.

sumber: metrotv

 

Polrestabes Semarang, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, Kota Semarang, Pemkot Semarang, Polda Jateng, Jateng, Kabidhumas Polda Jateng, Bidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.