Berita  

Akibat Banjir Demak Masih Tinggi, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Avatar photo
Keterangan foto: Pengungsi banjir Demak di 26 lokasi penampungan hanya dapat pasrah menghadapi pemilu ini, karena banjir sebanyak 114 TPS di 10 desa terendam panjir menunda pemungutan suara.

DEMAK – BENCANA banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah perlahan berangsur surut. Meski begitu, ketinggian air di jalur Pantura Demak-Kudus masih tinggi dan air sempat merendam jalur
Hingga, Kamis (15/2), puluhan ribu warga Demak masih bertahan di 26 lokasi pengungsian.

Pasalnya, meskipun banjir sudah berangsur surut, ketinggian air merendam 35 desa di tujuh kecamatan masih cukup tinggi mencapai 0,5-1,5 meter hingga para pengungsi belum dapat pulang.Bahkan, pada Rabu (14/2) petang, banjir sempat meluas hingga Kecamatan Mijen, Demak dan menutup ruas jalan Mijen-

“Banjir sempat meluas sampai di sini, macet panjang karena jalan alternatif tertutup air hingga 0,5 meter,” kata Camat Mijen Purkanto.Di ruas Jalur Pantura Demak-Kudus, meskipun sudah mulai surut namun banjir juga masih merendam dengan ketinggian air 70 centimeter hingga lalu lintas masih lumpuh dan belum dapat dilintasi kendaraan, sedangkan banjir merendam di desa-desa sepanjang ruas di Kecamatan Karanganyar, Demak masih tetap tinggal di atas satu meter.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Demak Ajun Komisaris Lingga Ramdhani mengatakan secara umum banjir merendam jalur Pantura Demak-Kudus sudah mulai menurun, seperti di Desa Cangkring, Kecamatan Karanganya sudah mengering, namun di ruas lainnya yakni KM 42-43 banjir masih tinggi dan belum dapat dilalui kendaraan.

 

Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu, Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Jawa Tengah, Jateng, AKBP Sigit, AKBP Suryadi, AKBP Erick Budi Santoso, Iptu Mohammad Bimo Seno, Kompol Joko Lelono, AKBP Hary Ardianto, AKBP Bronto Budiyono