Polda Jambi Kerahkan 1.848 Personel Gabungan Amankan Presisi Merdeka Run 2026
JAMBI – Polda Jambi menyiapkan sebanyak 1.848 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Presisi Merdeka Run (PMR) 2026 yang akan digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Lapangan Garuda, Kantor Gubernur Jambi.
Kesiapan pengamanan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presisi Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi, Sabtu (8/8/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, dengan Komandan Upacara Kabagops Polresta Jambi Kompol Yumika Putra. Turut hadir Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, para Pejabat Utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, para PJU Polresta Jambi serta para Kapolsek.
Adapun kekuatan pengamanan terdiri dari 740 personel Polda Jambi, 714 personel Polresta Jambi dan 394 personel stakeholder terkait, dengan total sebanyak 1.848 personel gabungan.
Dalam amanatnya, Kapolda Jambi mengatakan PMR 2026 merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Polda Jambi dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi serta seluruh stakeholder terkait.
“Presisi Merdeka Run 2026 diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Presisi Merdeka Run dan pada tahun sebelumnya kegiatan berjalan dengan lancar,” ujar Kapolda.
Kapolda menyebutkan, hingga Sabtu (8/8/2026), jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 8.750 orang. Dari total peserta tersebut, sebanyak 7.300 peserta mengikuti kategori 5 kilometer, 805 peserta kategori 10 kilometer dan 645 peserta kategori 21 kilometer.
“Antusiasme masyarakat begitu besar. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Jambi merupakan daerah yang aman, ramah dan memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional,” ungkapnya.
Menurut Kapolda, pelaksanaan PMR tidak hanya menjadi ajang olahraga dan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata, UMKM serta berbagai keunggulan yang dimiliki Provinsi Jambi.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar mampu menyeimbangkan dua kepentingan utama, yakni menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat serta peserta, sekaligus memastikan aktivitas dan mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan.
“Berikan pelayanan yang humanis, ramah dan responsif kepada masyarakat, terutama kepada warga yang membutuhkan informasi maupun yang terdampak pengalihan dan penutupan arus lalu lintas di sekitar rute kegiatan,” pesannya.
Kapolda juga meminta agar layanan Call Center 110 tetap siaga dan dapat merespons laporan masyarakat secara cepat.
“Laksanakan deteksi terhadap potensi gangguan kamtibmas, jaga keamanan masyarakat dan pastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kapolda.
Seluruh personel juga diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk titik penempatan, rute pengamanan, mekanisme koordinasi dan pelaporan serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gangguan atau kendala di lapangan.
“Laksanakan pengamanan secara maksimal sampai selesai. Pastikan aman, tertib, lancar dan humanis. Bertindak cepat dan tepat, serta jadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolda.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, pengerahan 1.848 personel gabungan merupakan bentuk keseriusan Polda Jambi bersama seluruh stakeholder dalam memastikan PMR 2026 berlangsung aman dan sukses.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada peserta dan jalur perlombaan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang aktivitasnya terdampak selama pelaksanaan kegiatan.
“Polda Jambi ingin kehadiran personel di lapangan benar-benar dirasakan sebagai bentuk pelayanan. Masyarakat harus tetap mendapatkan rasa aman, informasi yang jelas dan pelayanan yang humanis,” ujarnya.
Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi terkait pengaturan dan rekayasa lalu lintas serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Kami atas nama Polda Jambi memohon maaf apabila dalam pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026 terdapat aktivitas masyarakat yang sedikit terganggu akibat pengalihan maupun penutupan arus lalu lintas. Semua dilakukan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” jelasnya.