Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire

Perkuat Penanganan Karhutla, Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire

Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui produksi cairan X-Fire yang dilaksanakan bekerja sama dengan Staf Logistik Polri (Slog Polri). Hingga 1 Oktober 2026, sebanyak 1.607 jerigen cairan X-Fire telah diproduksi untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

Karolog Polda Kalteng, Kombes Pol Elijas Hendrajana, S.I.K., S.H., M.Si., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa X-Fire merupakan formula cairan khusus hasil inovasi Slog Polri yang dirancang untuk membantu mempercepat pemadaman kebakaran, terutama pada lahan gambut.

“Produksi X-Fire ini merupakan bentuk dukungan Polda Kalteng bersama Slog Polri dalam memperkuat upaya penanganan karhutla secara efektif. Hingga 1 Oktober 2026, kami telah memproduksi sebanyak 1.607 jerigen, dengan kapasitas masing-masing 20 liter,” jelas Karolog saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

Kombes Pol Elijas menerangkan, proses produksi dilakukan secara berkelanjutan dengan jumlah yang bervariasi antara 80 hingga 150 jerigen per hari, menyesuaikan kondisi ketersediaan bahan dan kebutuhan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 32 personel gabungan dari unsur Rolog, Sabhara, dan Brimob dilibatkan sesuai Surat Perintah Kapolda Kalteng. Dukungan bahan baku berasal dari Slog Polri serta Rolog Polda Kalteng di Palangka Raya.

Cairan X-Fire yang diproduksi selanjutnya disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah. Alokasi distribusi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah, terutama daerah yang memerlukan dukungan logistik lebih banyak dalam upaya pemadaman dan pendinginan lahan.

Dalam penggunaannya, cairan X-Fire dicampurkan dengan air menggunakan perbandingan 1:300, yakni 1 liter cairan X-Fire untuk dicampurkan dengan 300 liter air. Penerapan di lapangan dilakukan oleh personel yang bertugas dalam penanganan karhutla sesuai kebutuhan dan prosedur operasional.

Terkait aspek efektivitas dan keamanan, Kombes Pol Elijas menyampaikan bahwa data pengujian X-Fire tersedia di Slog Polri. Pengujian tersebut, menurut keterangan yang disampaikan, melibatkan tim profesional yang memiliki keahlian di bidang terkait.

Hasil pengujian tersebut menjadi bagian penting dalam terciptanya inovasi cairan X-Fire yang dimanfaatkan guna penanganan karhutla, khususnya pada lahan gambut. Pengaplikasian produk tersebut tetap harus memperhatikan petunjuk teknis serta prosedur keselamatan yang berlaku.

Melalui produksi dan distribusi cairan X-Fire ini, Polda Kalteng bersama Slog Polri terus mendukung upaya penanggulangan karhutla secara terpadu, bersama instansi terkait dan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran, mengurangi potensi meluasnya sebaran titik api, serta meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan di Provinsi Kalimantan Tengah.