Berita

Perkenalkan Diri sebagai Pimpinan Baru, Kapolda Bali Sapa Jemaah Masjid Agung Ibnu Batutah Lewat Program Suling

Perkenalkan Diri sebagai Pimpinan Baru, Kapolda Bali Sapa Jemaah Masjid Agung Ibnu Batutah Lewat Program Suling

BALI - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Subuh Keliling Bersama Masyarakat (Suling) di Masjid Agung Ibnu Batutah, kawasan Puja Mandala, Nusa Dua, Bali. Sabtu, (17/10/2026)

Kegiatan yang sarat dengan nuansa kebersamaan ini dihadiri langsung oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, tokoh agama, pengurus masjid, serta ratusan jemaah setempat. Tampak hadir menyambut kedatangan Kapolda beserta rombongan, yakni Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Ibnu Batutah serta Imam Masjid Agung Ibnu Batutah.

Program Subuh Keliling ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Irjen Pol. Dr. Pasma Royce,S.I.K.,M.H., untuk memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru di Kepolisian Daerah Bali. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan, beliau menyapa para jemaah dan pengurus masjid seusai pelaksanaan salat Subuh berjemaah.

Dalam sambutannya, Kapolda Bali menyampaikan bahwa tujuan utama dari program Suling ini adalah untuk membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang seluas-luasnya untuk menyerap aspirasi secara langsung dari warga.

"Kehadiran kami di tengah-tengah jemaah sekalian bukan sekadar menjalankan tugas kepolisian, melainkan bentuk ikhtiar kami untuk bersilaturahmi, mendengar langsung masukan masyarakat, dan merawat kebersamaan di Pulau Dewata yang kita cintai ini," ujar Irjen Pol. Dr. Pasma Royce.

Lebih lanjut, Kapolda Bali menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukanlah semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, rasa aman adalah kebutuhan fundamental yang hanya dapat terwujud melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan persatuan antarwarga yang majemuk.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan utama Polri bersumber dari kepercayaan publik. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara masyarakat dan kepolisian harus terus dijaga dan ditingkatkan demi menciptakan suasana Bali yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam arahannya, Kapolda Bali turut menaruh perhatian serius terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk proaktif melakukan pencegahan sejak dini, dimulai dari lingkup terkecil yakni keluarga, rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), hingga lapisan masyarakat yang lebih luas.

"Pencegahan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Perlu adanya kolaborasi erat antara keluarga, lingkungan masyarakat, dan Polri untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman barang haram tersebut," tegasnya.

Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Agung Ibnu Batutah ini ditutup dengan sesi ramah tamah, doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian Provinsi Bali, serta penyerahan tali kasih secara simbolis kepada pengurus masjid. Suasana keakraban yang terjalin mencerminkan harmoni kebhinekaan yang kuat di bumi Bali.

Berita Terkait

Lihat semua