Jumat Curhat Jadi Wadah Sinergi, Polresta Pontianak dan Pertamina Patra Niaga Bahas Pengelolaan BBM

Jumat Curhat Jadi Wadah Sinergi, Polresta Pontianak dan Pertamina Patra Niaga Bahas Pengelolaan BBM

PONTIANAK, Polda Kalbar – Polresta Pontianak menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama Pertamina Patra Niaga Pontianak pada Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Restoran Dapoer Nusantara, Jalan Sutoyo, Kecamatan Pontianak Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, Pertamina Patra Niaga, pemerintah, unsur masyarakat, serta berbagai elemen terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam pengelolaan dan distribusi energi di Kota Pontianak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.H., Sales Area Manager Retail Kalimantan Barat Pertamina Patra Niaga Regional Kalbar Widhi Tri Adhi Hidayat, Anggota DPRD Kota Pontianak Matruji, Wakapolresta Pontianak AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H., serta jajaran pejabat utama Polresta Pontianak.

Turut hadir Kabag Ops Polresta Pontianak Kompol Joko Sutriyatno, S.H., Kasat Reskrim Kompol Happy Margowati Suyono, S.I.K., M.Si., Kasat Intelkam Kompol Reynaldi Guzel, S.I.K., Kasat Binmas AKP Agus Wandi, Kasat Samapta AKP Suwanto, S.H., Kasi Propam AKP Jubaedi, S.H., para Kapolsek jajaran Polresta Pontianak, Damkar Kota Pontianak, Pokdar Kamtibmas Kota Pontianak, serta Ketua BEM se-Kota Pontianak.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa pengelolaan dan distribusi energi membutuhkan sinergi dari seluruh pihak, baik Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Menurutnya, Polri berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif pada seluruh tahapan distribusi energi.

Kapolresta juga menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir telah dilakukan langkah penegakan hukum terhadap penyalahgunaan dan distribusi BBM yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Di lapangan ditemukan kendaraan yang dimodifikasi dengan tangki tambahan untuk mengangkut BBM dalam jumlah besar, termasuk kendaraan pikap yang telah dimodifikasi dan digunakan untuk mengangkut BBM hingga ratusan liter,” ujar Kapolresta.

Ia menekankan bahwa modifikasi kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis memiliki risiko keselamatan yang sangat tinggi. Bahkan, terdapat kejadian kendaraan terbakar ketika digunakan untuk mengangkut BBM.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi pembelajaran bersama bahwa setiap bentuk penyalahgunaan maupun modifikasi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan pada akhirnya dapat menimbulkan kerugian besar, baik bagi pelaku maupun masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Curhat, Kapolresta berharap berbagai persoalan yang berpotensi berkembang di tengah masyarakat dapat segera dikomunikasikan dan dikoordinasikan bersama.
“Saya berharap tidak ada persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tanpa didahului komunikasi dan koordinasi,” tegasnya.

Kegiatan Jumat Curhat ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polresta Pontianak, Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan dan distribusi energi yang aman, tertib, tepat sasaran, sekaligus menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kota Pontianak tetap kondusif.